Tugas
Pendidikan
Jasmani/Kesehatan
YOVI
ERSARIADI
17355/2010
SASTRA
INDONESIA
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2012
KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan atas
segala rahmat dan hidayah Allah SWT, sehingga tugas ini dapat diselesaikan
dengan baik. Tugas ini membahas tentang Manfaat Olahraga Terhadap Tubuh Manusia
dalam mata kuliah Pendidikan Jasmani/kesehatan.
Penulis mengucapkan terima kasih
kepada pembimbing sekaligus dosen kami dalam mata kuliah Pendidikan
Jasmani/kesehatan. Kemudian, kepada seluruh yang terkait dalam penulisan tugas
ini.
Akhirnya, penulis menyadari bahwa
sanya tugas ini masih terdapat banyak kesalahan, baik dalam penulisan maupun
isi, untuk itu penulis sangat mengharapakan kritik dan saran dari pembaca.
Penulis mengharapkan tugas ini dapat memberikan manfaat.
Padang,
16 September 2012
Penulis
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang Masalah
Kesehatan
merupakan sesuatu yang sangat berharga yang harus dijaga agar kita dapat terus
bertahan hidup di dunia ini. Kesehatan sangatlah penting, karena kesehatan itu
tidak dapat dibeli dengan uang. Kita sendirilah yang harus bertanggungjawab
atas kesehatan kita. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kesehatan.
Salah satu cara menjaga kesehatan ialah dengan berolahraga secara teratur.
Selain olahraga, pola hidup juga dapat mempengaruhi kesehatan.
Olahraga merupakan kegiatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga jantung cukup terbebani. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Kita dapat memilihnya sesuai selera atau kebutuhan kita. karena setiap jenis olahraga mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan. Kita tidak harus selalu melakukan kegiatan yang berat, Cukup hanya dengan aktif beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari, itu sudah cukup untuk menjaga kesehatan.
Walaupun olahraga itu penting, tetapi masih banyak orang yang belum menyadarinya. Banyak penyakit yang bersumber dari pola hidup yang salah, seperti kurang bergerak dan berolahraga, serta kurang istirahat dan lupa makan. Orang-orang beralasan, mereka terlalu sibuk untuk berolahraga. Padahal olahraga sangat dibutuhkan. Olahraga juga dapat menghilangkan stres. Yoga misalnya, olahraga ini dapat menimbulkan ketenangan batin. Karena itulah, dalam makalah ini akan dituliskan betapa pentingnya berolahraga, agar masyarakat sadar dan merubah pola hidupnya.
Olahraga merupakan kegiatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga jantung cukup terbebani. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Kita dapat memilihnya sesuai selera atau kebutuhan kita. karena setiap jenis olahraga mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan. Kita tidak harus selalu melakukan kegiatan yang berat, Cukup hanya dengan aktif beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari, itu sudah cukup untuk menjaga kesehatan.
Walaupun olahraga itu penting, tetapi masih banyak orang yang belum menyadarinya. Banyak penyakit yang bersumber dari pola hidup yang salah, seperti kurang bergerak dan berolahraga, serta kurang istirahat dan lupa makan. Orang-orang beralasan, mereka terlalu sibuk untuk berolahraga. Padahal olahraga sangat dibutuhkan. Olahraga juga dapat menghilangkan stres. Yoga misalnya, olahraga ini dapat menimbulkan ketenangan batin. Karena itulah, dalam makalah ini akan dituliskan betapa pentingnya berolahraga, agar masyarakat sadar dan merubah pola hidupnya.
2.
Fokus
Masalah
Fokus
masalah makalah ini adalah manfaat
olahraga terhadap kesehatan tubuh manusia.
3.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
fokus masalah di atas, penulis melihat ada beberapa masalah yang dapat
dirumuskan sebagai masalah penelitian, yaitu:
1. “Apa
manfaat olahraga terhadap kesehatan tubuh manusia?”
2. “Apakah
pengaruh olahraga terhadap anggota tubuh manusia?”
4.
Tujuan
Penilitian
Sesuai
dengan rumusan masalah diatas maka makalah ini bertujuan untuk menjelaskan
manfaat olahraga terhadap tubuh manusia karena banyak orang yang tidak sadar
akan pentingnya olahraga. Selain itu makalah ini di buat untuk memenuhi tugas
oendidikan jasmani dan kesehatan.
PEMBAHASAN
a. Manfaat dari Berolahraga
Olahraga adalah aktivitas untuk
melatih tubuh
seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara
rohani
(misalkan catur). Olahraga merupakan suatu gerakan olah tubuh yang
memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan. Olahraga membantu merangsang
otot-otot dan bagian tubuh lainnya untuk bergerak. Pentingnya olahraga bagi
tubuh dapat diilustrasikan seperti mesin yang tidak pernah digunakan atau
digerakkan. Lambat laun, bagian-bagian dari mesin akan rusak karena tidak
terlatih untuk terus bergerak atau bekerja. Demikian pula tubuh, jika kurang
gerak, tubuh akan menjadi bermasalah dan tidak sehat. Dengan berolahraga, tidak
hanya otot-otot yang terlatih, sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh pun
menjadi lancar sehingga metabolisme tubuh menjadi optimal. Tubuh akan terasa
segar dan otak sebagai pusat saraf pun akan bekerja menjadi lebih baik. Mari
kita lihat manfaat olahraga yang lainnya.
Manfaat olahraga
yang baik untuk tubuh dapat kita peroleh dengan melakukan olah raga secara
rutin setiap hari. Berolahraga tidak harus lama, waktu 20 menit sudah cukup
untuk kita. Manfaat olahraga ada yang dapat kita rasakan secara langsung dan
ada pula yang dapat kita rasakan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan
datang.
Dengan berolahraga kita dapat melepaskan kepenatan dan
merefleksikan ketegangan otot-otot selama bekerja. Selain itu, masih banyak
lagi manfaat olahraga yang dapat kita peroleh asalkan kita rajin melakukannya.
Selain untuk kesehatan fisik, aktifitas ber olahraga ini
bagi sebagian orang bisa menjadi kebanggan tersendiri. Misalnya, para atlet
dapat memperoleh prestasi sebagai hasil dari latihan rutin mereka atau para
binaragawan menjadi lebih percaya diri dengan bentuk tubuh mereka. Sehingga,
saat ini banyak yang menjadikan olahraga sebagai suatu hobi tersendiri dalam
hidup mereka.
b. Pengaruh Olahraga Terhadap Tubuh
b.1
Pengaruh Olahraga Terhadap Tubuh (Otak)
Olahraga tak hanya berguna untuk
menjaga kesehatan tubuh tapi juga otak . Dengan berolahraga, semua otot akan
bergerak dan merangsang pertumbuhan sel serta memperlancar aliran hormon dalam
tubuh.
Memacu pertumbuhan otak
Seiring dengan bertambahnya usia, kelahiran sel-sel otak baru akan semakin melambat dan jaringan otak akan benar-benar menyusut. Latihan dapat mengurangi risiko ini. Terdapat perubahan yang signifikan pada volume orang berusia 60-70 tahun yang rutin berlatih aerobik selama enam bulan. Latihan kardio akan meningkatkan aliran darah ke otak karena dengan latihan otak mendapatkan aliran oksigen yang sangat dibutuhkan.
Memacu pertumbuhan otak
Seiring dengan bertambahnya usia, kelahiran sel-sel otak baru akan semakin melambat dan jaringan otak akan benar-benar menyusut. Latihan dapat mengurangi risiko ini. Terdapat perubahan yang signifikan pada volume orang berusia 60-70 tahun yang rutin berlatih aerobik selama enam bulan. Latihan kardio akan meningkatkan aliran darah ke otak karena dengan latihan otak mendapatkan aliran oksigen yang sangat dibutuhkan.
Memperlancar suplai hormon BDNF
Sama seperti makanan, olaharga bisa membuat tubuh jadi lebih sehat dan maksimal. Olahraga bisa memacu bahan aktif kimia yang dikenal sebagai faktor otak neurotropik (Brain Derived Neurotropic Factor/BDNF) yang bisa merangsang pertumbuhan sel otak. Aktivitas ini terjadi di hippocampus yaitu wilayah otak yang bertanggung jawab untuk memori otak. Maka para ahli menyarankan untuk berolahraga lebih sering agar hormon ini makin aktif dan tidak mudah pikun.
Mengatasi depresi dan kecemasan
Depresi bisa memperlambat kemampuan otak untuk memproses informasi, sehingga Anda akan sulit berkonsentrasi dan membuat sebuah keputusan. Olahraga bisa membuat suasana hati menjadi lebih menyenangkan, sehingga meningkatkan produksi serotonin dan dopamin (hormon yang penting untuk membuat suasana hati lebih bahagia). Rasa bahagia ini juga akan mengalirkan bahan kimia dalam tubuh yang disebut endorfin.
Mengurangi stres
Hormon BDNF akan membuat otak lebih muda. Olahraga juga akan menghambat pembentukan hormon kortisol atau hormon stres dan membantu Anda untuk bisa berpikir lebih jernih lagi. Olahraga juga diyakini bisa membantu menghasilkan sel saraf baru menggantikan sel otak yang rusak karena stres.
Sama seperti makanan, olaharga bisa membuat tubuh jadi lebih sehat dan maksimal. Olahraga bisa memacu bahan aktif kimia yang dikenal sebagai faktor otak neurotropik (Brain Derived Neurotropic Factor/BDNF) yang bisa merangsang pertumbuhan sel otak. Aktivitas ini terjadi di hippocampus yaitu wilayah otak yang bertanggung jawab untuk memori otak. Maka para ahli menyarankan untuk berolahraga lebih sering agar hormon ini makin aktif dan tidak mudah pikun.
Mengatasi depresi dan kecemasan
Depresi bisa memperlambat kemampuan otak untuk memproses informasi, sehingga Anda akan sulit berkonsentrasi dan membuat sebuah keputusan. Olahraga bisa membuat suasana hati menjadi lebih menyenangkan, sehingga meningkatkan produksi serotonin dan dopamin (hormon yang penting untuk membuat suasana hati lebih bahagia). Rasa bahagia ini juga akan mengalirkan bahan kimia dalam tubuh yang disebut endorfin.
Mengurangi stres
Hormon BDNF akan membuat otak lebih muda. Olahraga juga akan menghambat pembentukan hormon kortisol atau hormon stres dan membantu Anda untuk bisa berpikir lebih jernih lagi. Olahraga juga diyakini bisa membantu menghasilkan sel saraf baru menggantikan sel otak yang rusak karena stres.
Meningkatkan fungsi otak
Pada dasarnya otak memiliki fungsi kognitif seperti kemampuan untuk fokus pada pekerjaan yang kompleks, mengatur kegiatan, berpikir abstrak, dan berpikir. Hal ini juga meliputi memori kerja, seperti kemampuan untuk menyimpan nomor telepon di kepala. Ketika peneliti menganalisis efek dari latihan otak maka mereka menemukan bahwa orang dewasa yang berusia 55-80 tahun dan berolahraga teratur, kemampuan otak mereka akan meningkat empat kali dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga. Usahakan untuk berolahraga sekitar 30-45 menit setiap harinya.
Meningkatkan sensitivitas terhadap insulin
Ketika makan, tubuh akan mengubah sebagian besar makanan menjadi glukosa (gula darah) sebagai bahan bakar untuk tubuh termasuk otak. Agar glukosa bisa terserap sempurna ke sel maka hormon insulin menjadi perantaranya. Ketika sel otak dibanjiri dengan glukosa hal ini bisa mempengaruhi memori dan berpikir. Olahraga akan merangsang sensitivitas insulin sehingga dapat berfungsi untuk menstabilkan gula darah.
Pada dasarnya otak memiliki fungsi kognitif seperti kemampuan untuk fokus pada pekerjaan yang kompleks, mengatur kegiatan, berpikir abstrak, dan berpikir. Hal ini juga meliputi memori kerja, seperti kemampuan untuk menyimpan nomor telepon di kepala. Ketika peneliti menganalisis efek dari latihan otak maka mereka menemukan bahwa orang dewasa yang berusia 55-80 tahun dan berolahraga teratur, kemampuan otak mereka akan meningkat empat kali dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga. Usahakan untuk berolahraga sekitar 30-45 menit setiap harinya.
Meningkatkan sensitivitas terhadap insulin
Ketika makan, tubuh akan mengubah sebagian besar makanan menjadi glukosa (gula darah) sebagai bahan bakar untuk tubuh termasuk otak. Agar glukosa bisa terserap sempurna ke sel maka hormon insulin menjadi perantaranya. Ketika sel otak dibanjiri dengan glukosa hal ini bisa mempengaruhi memori dan berpikir. Olahraga akan merangsang sensitivitas insulin sehingga dapat berfungsi untuk menstabilkan gula darah.
Meningkatkan
Performa Kerja
Otak
Kegiatan
olahraga mampu meningkatkan pasokan oksigen dalam tubuh, memperlancar sirkulasi
darah dalam tubuh terutama aliran darah ke otak. Hal ini dipercaya bisa
meningkatkan kinerja otak lebih baik. Manfaat olahraga yang satu ini tentu
sangat membantu dalam belajar ataupun bekerja. Tidak hanya itu, menjadi lebih
kreatif dan mampu meningkatkan konsentrasi otak. Ada beberapa penelitian yang
menunjukkan kaitan antara olahraga rutin dan peningkatan produktivitas kerja.
Menurut para ilmuwan, olahraga membuat pikiran lebih jernih serta menambah
produksi hormon endorphin yang membantu Anda bersemangat untuk mengerjakan
tugas kantor tambahan.
b.
2. Manfaat Olahraga Bagi Persalinan
Ternyata, olahraga tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang dalam kondisi normal. Para ibu yang tengah hamil pun bisa memperoleh manfaatnya. Dari beberapa penelitian, ditemukan bahwa manfaat fisiologis olahraga selama kehamilan adalah:
1. Mengurangi kejadian perdarahan samapi 65 persen, karena pembuluh darah sangat elastis dan sistem pompa jantung jadi lebih efisien.
2. Mengurangi rasa sakit sampai 50 persen, karena kekuatan otot rahim, panggul, dan punggung akan membantu mendorong janin keluar dengan cepat. Kelenturan sendi panggul juga akan memudahkan peregangan yang maksimal saat persalinan.
3. Mengurangi kejadian kehabisan napas dan anoksia (jaringan kekurangan suplai oksigen), karena olahraga meningkatkan transfer oksigen ke seluruh jaringan dan memperbaiki fungsi sistem pernapasan dengan cara meningkatkan volume udara dan meningkatkan kekuatan otot-otot pernapasan.
4. Cepat pulih dari luka pada jalur persalinan, karena sitem kekebalan tubuh meningkat dan cepat pulih dari kelelahan usai melahirkan.
Selain itu, olahraga juga akan membuat calon ibu memiliki optimisme dalam menghadapi persalinan, menghilangkan ketakutan menghadapi persalinan, serta memicu rasa bahagia menanti kelahiran sang bayi.
b. 3. Manfaat Olahraga Bagi Anak-anak
1. Manfaat Olahraga bagi Pertumbuhan Anak-anak
Olahraga digemari anak karena identik dengan permainan. Agar bermanfaat bagi kesehatan tubuh si kecil, orangtua harus pintar-pintar memilih olahraga yang tepat.
Anak-anak memiliki kecenderungan bergerak dengan aktif. Apa pun kegiatan yang melibatkan gerak tubuh, akan disukainya. Memang banyak pilihan olahraga yang bisa dimainkan anak-anak, mulai sepak bola, karate, taekwondo, dan silat. Namun, tidak semuanya bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh anak-anak ataupun manfaat bagi perkembangan mental anak.
Hal tersebut tentu saja dipengaruhi oleh suka atau tidaknya seorang anak pada olahraga yang dimainkan. Karena itu, peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengetahui apakah olahraga yang digeluti entah itu di sekolah ataupun di tempat kursus, bisa dinikmati sepenuh hati.
Tak heran bila memilih olahraga bagi anak sangat penting. Ini menyangkut pertumbuhan fisik dan psikis mereka. Bila anak tidak menyukai olahraga, jangan dipaksa karena hal itu akan membuat anak membenci apa pun kegiatan yang melibatkan gerak tubuh. Dan tentu saja berbahaya karena lama kelamaan sang anak semakin tidak menyukai olahraga tersebut.
Anak yang merasa fisiknya lebih lemah dibanding teman-temannya akan merasa sangat tidak nyaman saat melakukan olahraga tim, seperti sepak bola, soft ball, atau voli. Anak juga menjadi tidak percaya diri apabila dia memiliki masalah dengan bentuk tubuhnya.
Alasan lainnya mungkin saja anak memiliki perasaan takut gagal dan malu, jika dibanding-bandingkan dengan teman-temannya. Untuk anak yang seperti itu, lebih baik berikan olahraga yang mengandalkan kekuatan tubuh pribadi, seperti bulu tangkis, renang, lari, atau olahraga beladiri.
Peran orangtua, juga dibutuhkan ketika anak memilih jenis olahraga yang tidak biasa, misalnya sepak bola walau anak berjenis kelamin wanita. Membuat si kecil nyaman dengan olahraga yang dipilihnya, sudah menjadi dasar utama bagi anak untuk bisa merasakan manfaat dari olahraga.
Selain olahraga rutin di sekolah atau di rumah, waktu libur bersama keluarga seharusnya juga bisa dimanfaatkan untuk memastikan olahraga apa yang paling digemari anak . Ada beberapa gejala awal yang bisa dilihat jika anak tidak menyukai olahraga yang diberikan kepadanya, di antaranya adalah anak jadi tidak bersemangat, malas-malasan, malas berangkat ke sekolah, bahkan tidak mau disuruh sama sekali.
Berbagai kegiatan olahraga termasuk bermain yang menggunakan keterampilan fisik dapat membantu anak untuk mengembangkan jenis kecerdasan yang dinamakan dengan kinestetik jasmani, yaitu kecerdasan seluruh tubuh dan kecerdasan tangan. Kalau kinestetik jasmani anak seimbang, anak akan menjadi lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan dalam situasi apapun, anak juga lebih percaya diri.
b. 4. Manfaat olahraga bagi Anak Penderita Kelainan Jantung
Anak-anak yang lahir dengan kelainan jantung bawaan selama ini dianjurkan untuk tidak melakukan olahraga, karena dikhawatirkan akan meningkatkan fungsi kerja jantung sehingga dapat memperparah kondisi jantungnya, namun ternyata hasil suatu penelitian terbaru mengatakan sebaliknya, yakni bahwa olahraga bermanfaat bagi penderita jantung.
Seorang ahli jantung anak di Chicago memberikan pernyataan bahwa setelah melakukan uji coba latihan, ternyata olahraga secara keseluruhan aman dan baik dilakukan untuk anak-anak dengan kelainan jantung bawaan, dikatakan Jonathan Rhodes, seorang ahli jantung di Rumah sakit Anak , Boston, yang memimpin penelitian.
Hasil laporannya mengatakan bahwa 15 dari 16 anak usia 8 sampai 17 tahun yang menjalankan program rehabilitasi selama 3 bulan menunjukkan perbaikan fungsi jantung secara bermakna. Program olahraga ini dilakukan dua kali seminggu, selama satu jam melakukan peregangan, aerobik angkat beban, dance, senam, kickboxing, lompat tali, dan permainan.
Anak-anak yang melakukan program tersebut adalah mereka yang telah melakukan operasi jantung ataupun yang tidak atau belum melakukan tindakan operasi, 11 dari 16 anak tersebut memiliki kelainan yang berat pada bilik jantungnya, Rhodes mengatakan. Ketika program tersebut selesai, 15 anak yang diteliti mengalami peningkatan fungsi jantung secara bermakna.
b. 5. Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Secara Umum
Di zaman yang modern ini, orang terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan lupa atau terlalu lelah untuk berolahraga. Padahal, olahraga itu sangat penting sekali bagi kesehatan tubuh kita. Di saat sehat, hal ini memang tidak terasa, tetapi jika sudah terserang penyakit, barulah kita menyadari pentingnya olahraga.
Beberapa manfaat olahraga di antaranya adalah melancarkan peredaran darah, mengurangi resiko darah tinggi dan obesitas, serta membakar lemak dan kalori. Selain itu, riset terbaru menunjukkan bahwa dengan berolahraga minimal 10 menit setiap harinya, kita juga bisa membuat mental lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan menimbulkan perasaan bahagia.
Ternyata, olahraga tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang dalam kondisi normal. Para ibu yang tengah hamil pun bisa memperoleh manfaatnya. Dari beberapa penelitian, ditemukan bahwa manfaat fisiologis olahraga selama kehamilan adalah:
1. Mengurangi kejadian perdarahan samapi 65 persen, karena pembuluh darah sangat elastis dan sistem pompa jantung jadi lebih efisien.
2. Mengurangi rasa sakit sampai 50 persen, karena kekuatan otot rahim, panggul, dan punggung akan membantu mendorong janin keluar dengan cepat. Kelenturan sendi panggul juga akan memudahkan peregangan yang maksimal saat persalinan.
3. Mengurangi kejadian kehabisan napas dan anoksia (jaringan kekurangan suplai oksigen), karena olahraga meningkatkan transfer oksigen ke seluruh jaringan dan memperbaiki fungsi sistem pernapasan dengan cara meningkatkan volume udara dan meningkatkan kekuatan otot-otot pernapasan.
4. Cepat pulih dari luka pada jalur persalinan, karena sitem kekebalan tubuh meningkat dan cepat pulih dari kelelahan usai melahirkan.
Selain itu, olahraga juga akan membuat calon ibu memiliki optimisme dalam menghadapi persalinan, menghilangkan ketakutan menghadapi persalinan, serta memicu rasa bahagia menanti kelahiran sang bayi.
b. 3. Manfaat Olahraga Bagi Anak-anak
1. Manfaat Olahraga bagi Pertumbuhan Anak-anak
Olahraga digemari anak karena identik dengan permainan. Agar bermanfaat bagi kesehatan tubuh si kecil, orangtua harus pintar-pintar memilih olahraga yang tepat.
Anak-anak memiliki kecenderungan bergerak dengan aktif. Apa pun kegiatan yang melibatkan gerak tubuh, akan disukainya. Memang banyak pilihan olahraga yang bisa dimainkan anak-anak, mulai sepak bola, karate, taekwondo, dan silat. Namun, tidak semuanya bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh anak-anak ataupun manfaat bagi perkembangan mental anak.
Hal tersebut tentu saja dipengaruhi oleh suka atau tidaknya seorang anak pada olahraga yang dimainkan. Karena itu, peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengetahui apakah olahraga yang digeluti entah itu di sekolah ataupun di tempat kursus, bisa dinikmati sepenuh hati.
Tak heran bila memilih olahraga bagi anak sangat penting. Ini menyangkut pertumbuhan fisik dan psikis mereka. Bila anak tidak menyukai olahraga, jangan dipaksa karena hal itu akan membuat anak membenci apa pun kegiatan yang melibatkan gerak tubuh. Dan tentu saja berbahaya karena lama kelamaan sang anak semakin tidak menyukai olahraga tersebut.
Anak yang merasa fisiknya lebih lemah dibanding teman-temannya akan merasa sangat tidak nyaman saat melakukan olahraga tim, seperti sepak bola, soft ball, atau voli. Anak juga menjadi tidak percaya diri apabila dia memiliki masalah dengan bentuk tubuhnya.
Alasan lainnya mungkin saja anak memiliki perasaan takut gagal dan malu, jika dibanding-bandingkan dengan teman-temannya. Untuk anak yang seperti itu, lebih baik berikan olahraga yang mengandalkan kekuatan tubuh pribadi, seperti bulu tangkis, renang, lari, atau olahraga beladiri.
Peran orangtua, juga dibutuhkan ketika anak memilih jenis olahraga yang tidak biasa, misalnya sepak bola walau anak berjenis kelamin wanita. Membuat si kecil nyaman dengan olahraga yang dipilihnya, sudah menjadi dasar utama bagi anak untuk bisa merasakan manfaat dari olahraga.
Selain olahraga rutin di sekolah atau di rumah, waktu libur bersama keluarga seharusnya juga bisa dimanfaatkan untuk memastikan olahraga apa yang paling digemari anak . Ada beberapa gejala awal yang bisa dilihat jika anak tidak menyukai olahraga yang diberikan kepadanya, di antaranya adalah anak jadi tidak bersemangat, malas-malasan, malas berangkat ke sekolah, bahkan tidak mau disuruh sama sekali.
Berbagai kegiatan olahraga termasuk bermain yang menggunakan keterampilan fisik dapat membantu anak untuk mengembangkan jenis kecerdasan yang dinamakan dengan kinestetik jasmani, yaitu kecerdasan seluruh tubuh dan kecerdasan tangan. Kalau kinestetik jasmani anak seimbang, anak akan menjadi lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan dalam situasi apapun, anak juga lebih percaya diri.
b. 4. Manfaat olahraga bagi Anak Penderita Kelainan Jantung
Anak-anak yang lahir dengan kelainan jantung bawaan selama ini dianjurkan untuk tidak melakukan olahraga, karena dikhawatirkan akan meningkatkan fungsi kerja jantung sehingga dapat memperparah kondisi jantungnya, namun ternyata hasil suatu penelitian terbaru mengatakan sebaliknya, yakni bahwa olahraga bermanfaat bagi penderita jantung.
Seorang ahli jantung anak di Chicago memberikan pernyataan bahwa setelah melakukan uji coba latihan, ternyata olahraga secara keseluruhan aman dan baik dilakukan untuk anak-anak dengan kelainan jantung bawaan, dikatakan Jonathan Rhodes, seorang ahli jantung di Rumah sakit Anak , Boston, yang memimpin penelitian.
Hasil laporannya mengatakan bahwa 15 dari 16 anak usia 8 sampai 17 tahun yang menjalankan program rehabilitasi selama 3 bulan menunjukkan perbaikan fungsi jantung secara bermakna. Program olahraga ini dilakukan dua kali seminggu, selama satu jam melakukan peregangan, aerobik angkat beban, dance, senam, kickboxing, lompat tali, dan permainan.
Anak-anak yang melakukan program tersebut adalah mereka yang telah melakukan operasi jantung ataupun yang tidak atau belum melakukan tindakan operasi, 11 dari 16 anak tersebut memiliki kelainan yang berat pada bilik jantungnya, Rhodes mengatakan. Ketika program tersebut selesai, 15 anak yang diteliti mengalami peningkatan fungsi jantung secara bermakna.
b. 5. Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Secara Umum
Di zaman yang modern ini, orang terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan lupa atau terlalu lelah untuk berolahraga. Padahal, olahraga itu sangat penting sekali bagi kesehatan tubuh kita. Di saat sehat, hal ini memang tidak terasa, tetapi jika sudah terserang penyakit, barulah kita menyadari pentingnya olahraga.
Beberapa manfaat olahraga di antaranya adalah melancarkan peredaran darah, mengurangi resiko darah tinggi dan obesitas, serta membakar lemak dan kalori. Selain itu, riset terbaru menunjukkan bahwa dengan berolahraga minimal 10 menit setiap harinya, kita juga bisa membuat mental lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan menimbulkan perasaan bahagia.
Jantung
Lebih Sehat
Olahraga
memacu jantung untuk memompa, sehingga membuatnya lebih kuat dan sehat. Latihan
secara rutin bisa menghindarkan dari penyakit jantung dan serangan jantung
mendadak.
Tulang Lebih Kuat
Latihan
angkat beban wajib dilakukan, jika ingin memiliki tulang yang sehat dan kuat.
Angkat bisa membantu melawan osteoporosis dan menambah massa otot. diimbangi
sama sumber vitamin dan kalsium.
Wajah
Lebih Bening
Olahraga
meningkatkan peredaran darah ke wajah dan menyingkirkan kotoran melalui
keringat, sehingga membantu mengurangi jerawat serta membuat kulit lebih
jernih. Tapi jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah dengan cleansing foam
setiap selesai olahraga agar keringat dan kotoran tak mengendap terlalu lama di
kulit.
Lebih
Berenergi
Orang
yang rutin berolahraga lebih jarang mengalami kelelahan dalam aktivitas
hariannya, karena olahraga merupakan pembangkit energi yang alami.
Tidur
Berkualitas
Olahraga
minimal tiga hingga lima kali seminggu telah terbukti membantu seseorang tidur
lebih nyenyak. Alasan pertama, olahraga membuat napas teratur. Kedua, tubuh
akan menjadi lelah setelah olahraga sehingga tubuh akan tidur lebih nyenyak
untuk memulihkan tenaga.
Meningkatkan
daya tahan tubuh
Melakukan olahraga secara teratur
bisa mempengaruhi beberapa hormon yang ada di dalam tubuh. Misalnya adrenalin
atau serotonin, dimana kedua hormon ini termasuk hormon yang bisa meningkatkan
daya tahan tubuh. Jadi bisa dibayangkan, bila daya tahan tubuh meningkat, tentu
tubuh pun akan terhindar dari berbagai penyakit ringan seperti flu atau batuk.
Tapi jangan olahraga secara berlebihan karena justru bisa membuat sakit.
Mengurangi
Gejala PMS
Olahraga
bisa membantu mengurangi gejala PMS seperti kram perut, nyeri dan mood yang
tidak stabil.
Mood
yang Lebih Baik
Meskipun
melelahkan, akan merasa lebih cantik dan bahagia setelah berpeluh keringat
karena olahraga. Itu karena otak melepaskan endorphin saat latihan yang bisa
meningkatkan mood selama beberapa jam bahkan berhari-hari setelah olahraga.
Saat tubuh lebih kuat dan sehat, Anda pun jadi lebih percaya diri dan
positif.
Mengurangi
Stress
Olahraga
terbukti cukup mampu mengurangi stres yang bisa alami kapan saja. Olahraga bisa
meregangkan otot-otot, membuat tubuh dan otak akan terasa segar. Hal ini tentu dapat
mengurangi stres yang kita alami.
Membakar lemak
Bagi yang sedang ingin melakukan diet, manfaat olahraga yang satu ini bisa buktikan sendiri. Olahraga adalah aktivitas yang sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin bagi yang ingin melangsingkan tubuh. Gerakan-gerakan tubuh saat berolahraga akan mampu membakar lemak dalam tubuh.
Metabolisme tubuh meningkat dan menurunkan resiko penyakit
Selain meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi resiko terkena penyakit yang bisa disebabkan oleh virus atau bakteri, rutin berolahraga juga mampu meningkatkan kinerja metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Manfaat olahraga yang satu ini tentu sangat menguntungkan, akan terhindar dari resiko terkena penyakit seperti kanker usus, mampu menurunkan kolesterol yang bisa menyebabkan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi resiko penyakit hati, ginjal ataupun sembelit.
Bagi yang sedang ingin melakukan diet, manfaat olahraga yang satu ini bisa buktikan sendiri. Olahraga adalah aktivitas yang sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin bagi yang ingin melangsingkan tubuh. Gerakan-gerakan tubuh saat berolahraga akan mampu membakar lemak dalam tubuh.
Metabolisme tubuh meningkat dan menurunkan resiko penyakit
Selain meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi resiko terkena penyakit yang bisa disebabkan oleh virus atau bakteri, rutin berolahraga juga mampu meningkatkan kinerja metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Manfaat olahraga yang satu ini tentu sangat menguntungkan, akan terhindar dari resiko terkena penyakit seperti kanker usus, mampu menurunkan kolesterol yang bisa menyebabkan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi resiko penyakit hati, ginjal ataupun sembelit.
Menunda proses penuaan
Ketika usia bertambah tua, akan nampak perubahan pada tubuh seperti kerutan kulit misalnya. Kulit keriput disebabkan sel-sel kulit telah tua dan tidak memperbaharui diri. Melakukan kegiatan olahraga akan merangsang produktivitas sel-sel baru pada kulit sehingga kulit akan tampak kencang dan cerah tanpa kerutan.
Ketika usia bertambah tua, akan nampak perubahan pada tubuh seperti kerutan kulit misalnya. Kulit keriput disebabkan sel-sel kulit telah tua dan tidak memperbaharui diri. Melakukan kegiatan olahraga akan merangsang produktivitas sel-sel baru pada kulit sehingga kulit akan tampak kencang dan cerah tanpa kerutan.
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sesibuk apapun seseorang, dia harus tetap menjaga kesehatannya. Karena kesehatan itu sangat penting sekali. Baik bagi yang tua maupun muda, baik yang sakit maupun sehat. Olahraga juga bisa mencegah dan mengurangi penyakit. Contohnya ialah penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.
B. Saran
Selagi sehat kita bisa melakukan aktifitas apa saja, tapi jika sakit tentu akan susah melakukan semua aktifitas tersebut. Karena itu, jangan pernah lupa berolahraga. Pola hidup yang buruk harus kita rubah supaya dapat menjalani hidup yang sehat. Kita dapat memulai hidup sehat dengan mendisiplinkan diri sendiri untuk aktif berolahraga, lalu mengajak orang lain agar rajin berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.
A. Kesimpulan
Sesibuk apapun seseorang, dia harus tetap menjaga kesehatannya. Karena kesehatan itu sangat penting sekali. Baik bagi yang tua maupun muda, baik yang sakit maupun sehat. Olahraga juga bisa mencegah dan mengurangi penyakit. Contohnya ialah penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.
B. Saran
Selagi sehat kita bisa melakukan aktifitas apa saja, tapi jika sakit tentu akan susah melakukan semua aktifitas tersebut. Karena itu, jangan pernah lupa berolahraga. Pola hidup yang buruk harus kita rubah supaya dapat menjalani hidup yang sehat. Kita dapat memulai hidup sehat dengan mendisiplinkan diri sendiri untuk aktif berolahraga, lalu mengajak orang lain agar rajin berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.
DAFTAR
PUSTAKA
DAFTAR
ISI
Kata
pengantar……………………………………………………………………… 1
Daftar
isi……………………………………………………………………………..2
Pendahuluan…………………………………………………………………………3
Latar belakang……………………………………………………………….3
Fokus masalah……………………………………………………………….3
Rumusan masalah……………………………………………………………3
Tujuan penelitian……………………………………………………………4
Pembahasan…………………………………………………………………………..5
Manfaat olahraga…………………………………………………………….5
Pengaruh Olahraga Terhadap Tubuh………………………………………..6
Penutup……………………………………………………………………………..13
Kesimpulan…………………………………………………………………13
Saran……………………………………………………………………….13
Daftar
pustaka……………………………………………………………………..14
0 comments:
Post a Comment